Dari Abu Hurairah r.a., katanya Rasulullah SAW bersabda:
“Siapa membaca kalimat tahlil: ‘Laa ilaaha ilallahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa alaa kulli syai-in qadiir’ sebanyak seratus kali dalam sehari, maka dia beroleh pahala sebanyak pahala memerdekakan sepuluh orang budak dan dicatat untuknya seratus kebajikan, serta dihapus daripadanya seratus kesalahan (dosa), dan pada hari itu dia terpelihara dari godaan syaitan sampai ke petang. Dan tidak seorang pun yang melebihi amalnya kecuali orang yang membacanya lebih banyak dari seratus kali. dan siapa membaca: ‘Subhanallaahi wa bihamdih’ sebanyak seratus kali dalam sehari, dihapus segala kesalahannya walaupun sebanyak buih di lautan.”
Kamis, 15 Mei 2014
DOA BERJEMAAH SELEPAS SOLAT
DALIL NAS HADITH:
Rasulullah Sollallahu 'alaihiwasallam bersabda: "Apabila manusia itu berkumpul, sebahagian mereka berdoa dan sebahagian yg lain pula mengaminkannya maka Allah akan menerima doa mereka". Riwayat al-Hakim.
Antara para ulama yg telah menyebut keharusan berdoa secara nyaring dan berjemaah selepas solat adalah;-
1- Imam al-Buhuti bermazhab Hambali dalam kitab Kasyaful Qana'.
2- Imam AlwanSyarisiy bermazhab Maliki dalam kitab al-Mi'yar.
3- Imam Ibnu al-Wafa bermazhab Hanafi dlm kitab Maraqi al-Falah.
4- Imam Asy-Syafie dlm Al-Um juga menyatakan harus berdoa secara berjemaah dan kuat khususnya imam mahu menyatakan amalan itu adalan masyru' memang dari agama.
1- Imam al-Buhuti bermazhab Hambali dalam kitab Kasyaful Qana'.
2- Imam AlwanSyarisiy bermazhab Maliki dalam kitab al-Mi'yar.
3- Imam Ibnu al-Wafa bermazhab Hanafi dlm kitab Maraqi al-Falah.
4- Imam Asy-Syafie dlm Al-Um juga menyatakan harus berdoa secara berjemaah dan kuat khususnya imam mahu menyatakan amalan itu adalan masyru' memang dari agama.
Yang pasti perbuatan TERKUTUK adalah Membid'ahkan amalan berdoa secara berjemaah selepas solat sedangkan hadith jelas mengharuskan berdoa secara berjemaah. Jika tidak mahu lakukan jgn tuduh org yg buat itu kafir murtad pelaku bid'ah pula.
Say No To Wahhabi !!!
sumber : https://twitter.com/abu_syafiq
waktu adalah pedang
Kalam Al imam Al qutb Al Habib Abu Bakar bin Abdullah al-Attas ra
( guru Al-Imam Al qutubul Wujud Al Habib Ali bin Muhammad bin Husein al Habsyi ra ).
( guru Al-Imam Al qutubul Wujud Al Habib Ali bin Muhammad bin Husein al Habsyi ra ).
Nun di Huraidah Suatu daerah Di pedalaman lembah Hadramaut yang gersang namun penuh kesejukan itu, dua abad silam, seorang wali besar sedang khidmat menggoreskan penanya. Ia adalah al-Quthb Habib Abu Bakar bin Abdullah bin Thalib al-Attas, guru al-Imam Habib Ali bin Muhammad al-Habsyi.
Sang Wali Besar menulis surat untuk Sahabatnya,
Al-’Arif Billah Habib Aqil bin Idrus bin Aqil yang tinggal di kota Inat. Surat yang memancarkan cahaya. Bertabur nasehat-nasehat yang menyentuh kesadaran. Terangkai dalam kalimat-kalimat lirih nan sejuk di jiwa. Alhamdulillah.
kalam nasehat beliau :
Al-’Arif Billah Habib Aqil bin Idrus bin Aqil yang tinggal di kota Inat. Surat yang memancarkan cahaya. Bertabur nasehat-nasehat yang menyentuh kesadaran. Terangkai dalam kalimat-kalimat lirih nan sejuk di jiwa. Alhamdulillah.
kalam nasehat beliau :
“Hadapkanlah jiwa dan ragamu kepada Allah SWT, sepenuhnya. Kerahkan segenap upaya dan niat. Niscaya, Ia akan menggamitmu ‘tuk menjadi salah seorang wali-Nya. Lalu, Ia akan mengucurkan karunia demi karunia yang bakal mendamaikan kedua pelupuk mata dan kepundan hatimu.”
Demikianlah nasehat pertama yang terajut dalam surat itu. Suatu motivasi yang sangat menggugah. Untuk Habib Aqil khususnya, untuk kita umumnya.
Habib Abu Bakar kemudian meneruskan, “Engkau pernah mewartakan, bahwa kini Engkau telah menertibkan mejelis telaah kitab dan belajar mengajar. Aduhai, sungguh kabar yang memercikkan bahagia. Andai aku berada di tengah-tengah kalian sana, tentu, aku kan beroleh limpahan keberuntungan.”
Habib Abu Bakar kemudian meneruskan, “Engkau pernah mewartakan, bahwa kini Engkau telah menertibkan mejelis telaah kitab dan belajar mengajar. Aduhai, sungguh kabar yang memercikkan bahagia. Andai aku berada di tengah-tengah kalian sana, tentu, aku kan beroleh limpahan keberuntungan.”
“Keutamaan ilmu, wahai sayid, tak ada yang bisa menandinginya. Allah SWT menfirmankan,
شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
“Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan dia (yang berhak disembah), yang menegakkan keadilan. para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). tak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
Dalam firman lain, Allah SWT memuji manusia yang berilmu,
قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ
Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.”
Berkaitan hal itu, Rasulullah SAW memaklumatkan, “Barangsiapa dikehendaki Allah untuk menjadi orang baik, maka, ia akan diberi pemahaman dalam ilmu agama.”
“Peliharalah waktu. Waktu laksana sebilah pedang. Jika Engkau tidak menebaskannya, ia yang akan menebasmu. Sejatinya, segala cita dapat digapai dengan memanfaatkan waktu sebaik mungkin.”
“Camkan sungguh-sungguh. Manfaatkanlah waktu. Sebab dengan itu, limpahan berkah bisa kau raih. Dan berkat keberkahan waktu, Engkau bisa menyaksikan ihwal-ihwal luar bisa yang begitu banyak, yang tak mungkin terdedah dalam tulisan ini. Sebenarnya, cukup dengan isyarat, orang-orang berhati bijak pasti memahaminya.”
Kalimat demi kalimat terus mengalir di matras kertas itu. Penulis nampaknya menekankan paragraf yang mengulik rahasia waktu tersebut. Alangkah benar sang habib. Waktu sangatlah berharga. Teramat berharga untuk disia-siakan. Begitu dilewatkan, ia akan sirna untuk selama-lamanya.
Baris berikutnya, beliau sedikit menyentil masalah pentingnya perhatian terhadap anak-anak. “Curahkan perhatian kepada anak-anakmu. Awasilah segala tindak-tanduk mereka. Agar kelak mereka bisa membahagiakan hatimu.”
IHYA ULUMIDDIN
“Tekunlah menelaahi kitab-kitab bermanfaat, terutama karya para sadah Alawiyin. Ketahuilah, karya-karya mereka adalah anggur yang sangat lezat.”
Sebuah Wasiat tentang pentingnya melestarikan ilmu salaf. Kemudian Habib Abu Bakar menuangkan apresiasinya yang mendalam terhadap kitab ihya ulumiddin karya Imam al-Ghozali.
“Menelaahi kitab ihya ulumiddin dan mendalami semesta hikmahnya sangat dianjurkan para salaf. Konon, ruh penulis Ihya senantiasa hadir di setiap majelis pembacaan kitab itu. Rahasia ini kusingkap dari guru-guruku. Telaahi lebih jauh pada pasal mahabbah dan syauq, maka, Engkau akan mendapati inti dan rahasia besar yang terpendam. “
“Syukurilah curahan nikmat-nikmat-Nya padamu berupa rasa cinta kepada orang-orang baik dan fiil-fiil baik. Manakala kau bersyukur, Ia akan menambah kenikmatan padamu. Tambahan nikmat itu bisa berupa nikmat bathin dan dhahir. Pemberian-Nya tidaklah sama dengan pemberian kita. Pemberian kita terbatas dalam angka-angka. Sedang pemberiannya tak terbatas.”
“Berprasangka baiklah terhadap hamba-hamba Allah. Sebab rahasia-rahasia-Nya senantiasa terpendam dalam diri mereka. Sudut-sudut bumi takkan pernah kosong dari hamba-hamba pilihan yang memanggul rahasia itu. Sepotong syair mengalun syahdu,
“Andai bukan karena mereka di tengah-tengah manusia, niscaya bumi dan gunung-gunung itu kan luluh lantak oleh terpaan dosa-dosa”
Kemudian Habib Abu Bakar menutup suratnya dengan muhasabah (intropeksi). Ia mengajak shohibnya itu untuk merenungi sisa-sisa umur.
“Ketahuilah wahai kekasihku. Umur kita telah dekat. Saat ini kita telah menapaki usia tujuh puluhan. Hati ini telah terkunci rapat untuk dunia. Dunia, bagi diri kita, hanyalah untuk mengenyangkan perut yang kelaparan, menyukupkan orang-orang yang kekurangan, meringankan beban fakir miskin, dan berbagai amal kebaikan. Adapun untuk selain itu, tak terbetik minat sedikit pun pada dunia.”
Rabu, 14 Mei 2014
kenang-kenangan semasa bekerja di AHM
Video yg di ambil ketika mengisi waktu luang oleh teman-teman ....
video ini di beri judul THE MASTER ala AHM :)
Selasa, 13 Mei 2014
HONDA RC212V
tutorial FACEBOOK
Tutorial Facebook
- Cara Mengirimkan Gambar Foto ke Teman Facebook
- Cara Agar Email Tidak Dipenuhi dengan Pemberitahuan dari Facebook
- Cara Menghapus Status Facebook yang Terlanjur di Update
- Cara Terbaru Mengganti Email Facebook dengan Mudah
- Facebook Messenger untuk HP Sudah Tersedia di Google Play Store di Indonesia
- Cara Mengganti Tanggal Lahir di Facebook
- Cara Mengetahui Password Facebook yang Lupa atau Hilang
- Cara Cepat Memperbanyak Anggota Grup Facebook dengan Google Crome
- Cara Cepat Menambahkan Banyak Anggota Grup Facebook dengan Mozila Firefox
- Cara Menambahkan Status Hubungan Berpacaran Menikah di Facebook
- Cara Menghapus Status Hubungan di Facebook dengan Mudah
- Cara Mengatur Foto Sampul Facebook Agar Rapi dan Bagus
- Cara Mengetahui Orang Yang Sering Melihat Profil Facebook Kita (Chatting)
- Manfaat dari Facebook Bagi Kita
- 10 Game Facebook yang Terpopuler di Indonesia
- Cara Membuat Kartu Ucapan Hari Valentine ke Teman Facebook
- Cara Membuat Kartu Ucapan Ulang Tahun Keren ke Teman Facebook
- Cara Mengganti Background Facebook dengan Foto Sendiri
- Cara Menampilkan Kode Emotion Otomatis di Facebook
- Facebook Tutorial
- Simbol (Teks Bergambar) untuk Update Status dan Komentar di Facebook
- Text Art (Symbols) For Facebook part.3
- Text Art (Symbols) For Facebook part.2
- Text Art (Symbols) For Facebook
- Kode Simbol Facebook Untuk Status dan Komentar Teman
- Kumpulan Simbol Text Facebook Keren untuk Komentar Status
- Cara Mengganti Bahasa Facebook dengan Banyak Pilihan
- Simbol Facebook Keren Untuk Update Status dan Komentar
- Cara Cepat Log In Facebook dengan ID Facebook
- Cara Mengganti dan Menambah Email Facebook
- Cara Mencari Teman Facebook Sesuai Kota, Wilayah dan Sekolahnya
- Cara Cepat Memperbanyak Teman Facebook dengan Mudah
- Cara Merubah Tampilan Tema Facebook Terbaru
- Cara Membuat Tidak Suka (Dislike) di Status Facebook
- Cara Mempercepat Loading Facebook dengan Aplikasi
- Cara Mengubah Bahasa Facebook Menjadi Bahasa Madura
- Cara Mengganti Password (Kata Sandi) Facebook dengan Cepat
- Cara Memasukkan dan Memperbanyak Anggota Grup di Facebook
- Cara Memasang dan Mengganti Foto Sampul Facebook
- Cara Mengganti Foto Profil Facebook dengan Mudah
- Cara Mengubah Bahasa Facebook Menjadi Bahasa Sunda
- Cara Mengubah Bahasa Facebook Menjadi Bahasa Jawa
- Cara Mengganti Bahasa Facebook Dengan Tulisan Alay
- Cara Membuat Font Chatting Warna Warni di Facebook
- Cara Mengganti Warna Font Facebook agar Keren
- Cara Membuat Bot Auto Like dan Comment Facebook dengan Mudah
- Cara Merubah Font Facebook Menjadi Tulisan Keren
- Cara Like Banyak Status Facebook hingga Ribuan Status tanpa di Blokir
- Cara Cepat Like Status Semua Teman Facebook dengan Auto Like Greasemonkey
- Cara Mengganti Nama Facebook dengan Cepat dan Terbaru
- Cara Menghapus Akun Facebook Permanen, Cepat dan Terbaru
- Cara Membuat Facebook dengan Mudah Terbaru 2014
- Cara Terbaik Merubah Tema Facebook Seperti Twitter
- Cara Membuat Aplikasi Via Nama Sendiri di Facebook
- Cara Menghidupkan Obrolan hanya Untuk Teman yang kita Kehendaki di Facebook
- Cara Membuat Acara atau Undangan di Facebook
- Cara Mematikan atau Menghidupkan Pemberitahuan SMS dari Facebook
- Cara Menambahkan Tombol Pengikut di Facebook
- Cara Agar Teman Facebook Tidak Bisa Mengirimkan Pesan di Kronologi Kita
- Cara Membuat Grup di Facebook - Terbaru
- Cara Berkomentar Menggunakan Gambar / Foto di Status Facebook
- 4 Cara Memperbanyak Teman di Facebook - Tanpa di Blokir
- Cara Menghilangkan Iklan di Facebook - Sembunyikan Iklan
- Cara Mengatasi Facebook yang sudah di Blokir - Ampuh
- 5 Cara Agar Status Banyak yang Like di Facebook
- Cara Mengubah Nama Facebook yang Sudah Mencapai Batas Perubahan
- Cara Membuat Status dengan Tulisan Terbalik di Facebook
- Kumpulan Kode Emoticon Untuk Facebook
- Cara Merubah Tampilan (Tema) Facebook Terbaru dan Terpopuler
- Cara Membuat Fans Page buat Penggemar kita di Facebook
- Kata-kata Motivasi dan Kata-kata Mutiara Keren Untuk Update Status
Aplikasi Facebook
- Facebook Messenger untuk HP Sudah Tersedia di Google Play Store di Indonesia
- Aplikasi Update Status Facebook melalui Symbian
- Aplikasi Update Status Facebook melalui Malam Minggu yang Menyenangkan
- Aplikasi Update Status Facebook melalui Malam Minggu yang Suram
- Aplikasi Update Status Facebook melalui Nokia Mobile
- Aplikasi Update Status Facebook melalui Sony Xperia™ Smartphones
- Aplikasi Update Status Facebook melalui Sony Ericsson Mobile
- Aplikasi Update Status Facebook melalui CROSS Mobile
- Puluhan Aplikasi Update Status Facebook - Terlengkap!
- Aplikasi Update Status Facebook melalui WhatsApp
- Aplikasi Update Status Facebook melalui BlackBerry Smartphones
- Aplikasi Update Status Facebook melalui Samsung Mobile
- Aplikasi Update Status Facebook melalui Galaxy Nexus
- Aplikasi Update Status Facebook melalui Android
- Aplikasi Update Status Facebook melalui iPad
- Aplikasi Update Status Facebook melalui Samsung Galaxy s3
- Aplikasi Update Status Facebook melalui Samsung Galaxy Note
- Aplikasi Update Status Facebook melaui Nama Sendiri - Tren FB 2013
- Aplikasi Update Status Facebook melalui Windows 8
- Aplikasi Update Status Facebook melalui Blackberry
- Aplikasi Update Status Facebook Terbaru dan Terlengkap
Yah,, itu tadi Tutorial Facebook yang sudah saya postingkan untuk kalian, Semoga bermanfaat!
tutorial cara membuat E-MAIL
Artikel ini berawal dari percakapan dua anak SMU yang kebetulan ada di samping saya waktu saya sedang minum kopi. Salah satu dari anak muda itu bertanya pada temannya “bro, kalau mau bikin facebook kan harus punya email, gimana sih cara membuat email?”. Wah ternyata masih ada yang kurang paham cara membuat akun email sendiri ya hehehe.
Kenapa kita butuh email? Email adalah salah satu fasilitas yang wajib kita miliki ketika melakukan kegiatan di internet. Misalnya ketika kita ingin membuat akun media sosial di Facebook, Twitter, atau Google plus, pasti situs media sosial tersebut akan meminta akun email kita, atau ketika kita ingin belanja di toko online, pasti mereka akan menanyakan akun email kita. Fungsi email ini sendiri adalah sebagai alat komunikasi digital (surat elektronik) dan bisa juga sebagai identitas online seseorang.
Sebelumnya kita mesti tahu dulu apa itu email. Email atau e-mail adalah singkatan dari Electronic Mail atau surat elektronik yang hanya bisa dibaca jika kita punya perangkat komputer, laptop, Tab, smartphone, dan tentunya koneksi internet. Kalau tidak ada koneksi internet, kita tidak akan bisa membuka akun email kita. Akun email itu sendiri dapat kita miliki secara gratis ataupun berbayar, dan di artikel ini saya hanya membahas cara membuat email gratisan.
Artikel lain: Talk Fusion Indonesia
Beberapa penyedia layanan email gratis yang paling terkenal dan paling banyak digunakan adalah Yahoo.com, Google.com, dan Microsoft.com. Berikut ini adalah cara membuat email gratis di masing-masing layanan yang saya sebutkan:
A. Cara Membuat Email Gratis di Gmail (Google Mail)
Ini adalah layanan email gratis favorit saya. Selain bisa membuat email dengan gratis, kita juga bisa membuat akun Google plus dengan mudah bila sudah memiliki akun Gmail.
1. Langkah pertama, kunjungi situs Google mail
2. Klik tombol “Buat Akun” yang ada di sebelah kanan atas halaman Google mail.
3. Isi kolom-kolom yang ada pada halaman pengisian dengan data Anda:
- Nama: isi dengan nama lengkap Anda, nama depan dan nama belakang
- Pilih nama pengguna Anda: isi dengan alamat email yang Anda inginkan
- Buat sandi: isi dengan sandi yang tidak mudah ditebak, tapi mudah Anda ingat
- Konfirmasi sandi Anda: ulangi memasukkan sandi Anda sebelumnya
- Tanggal lahir: isi dengan tanggal, bulan, dan tahun kelahiran Anda
- Gender: pilih yang sesuai dengan jenis kelamin Anda
- Ponsel: isi dengan nomor HP Anda untuk keamanan
- Buktikan bahwa Anda bukan robot: isi dengan kode (2 kata dengan spasi) yang ada di halaman tersebut
- Lokasi: isi sesuai dengan negara tempat Anda tinggal
- Centang kolom menyetujui persyaratan dan kebijakan dari Google
- Klik tombol “Langkah berikutnya”
4. Langkah selanjutnya adalah menyiapkan profil Anda dengan menambahkan foto profile Anda. Untuk menambahkan foto, silahkan klik tombol “Tambahkan Foto Profil”. Anda bisa memasukkan foto dari komputer. Setelah selesai mengatur foto profil, klik tombol “Langkah berikutnya”.
5. Voila, akun email di Google sudah selesai dibuat. Silahkan klik tombol “Lanjutkan ke Gmail” untuk masuk ke halaman email Anda.
B. Cara Membuat Email di Yahoo Mail
Layanan email gratis dari Yahoo sangat banyak digunakan orang. Selain email gratis, kita juga otomatis akan bisa mendaftar ke layanan Yahoo Messenger untuk chating.
1. Langkah pertama, kunjungi situs Yahoo mail
2. Klik tombol “Buat Account Baru” di bagian atas kanan halaman Yahoo mail.
3. Isi kolom-kolom yang disediakan dengan memasukkan data Anda:
- Nama: isi dengan nama lengkap Anda, nama depan dan nama belakang
- Pilih ID Yahoo!: pilih alamat email yang Anda inginkan di Yahoo
- Pilih kata sandi: isi dengan sandi yang Anda inginkan dan mudah diingat
- Ketik ulang kata sandi: masukkan lagi sandi Anda
- Saya lahir pada: isi dengan tanggal, bulan, dan tahun kelahiran Anda
- Saya tinggal di: pilih negara dimana Anda tinggal
- Ponsel: isi dengan nomor HP Anda, untuk keamanan
- Email Alternatif: isi bila Anda punya email lain, kosongkan bila memang tidak ada
- Klik tombol “Buat akun saya”
3. Langkah selanjutnya adalah mengisi pertanyaan rahasia, ini dibutuhkan untuk menjaga keamanan akun email Yahoo Anda. Di sini Anda harus memilih pertanyaan dari pertanyaan 1 dan 2, serta tentukan jawaban Anda. Pilihlah pertanyaan yang jawabannya mudah Anda ingat. Dan jangan lupa mengisi nomor ponsel Anda pada kolom yang sudah disediakan. Pada halaman ini Anda juga perlu untuk memasukkan kode anti spam. Setelah selesai mengisi kolom-kolom yang disediakan, klik tombol “Selesai”.
4. Voila, email Anda di Yahoo sudah selesai dibuat. Langkah selanjutnya Anda bisa klik tombol “Persiapan Awal” untuk masuk ke halaman email Anda.
C. Cara Membuat Email di Hotmail
Layanan email gratis Hotmail ini disediakan oleh Microsoft.com. Memang tidak sepopuler Gmail dan Yahoo mail, tapi layanan ini sangat banyak digunakan orang.
1. Langkah pertama, buka situs Hotmail
2. Klik tombol “Sign up now” pada bagian kanan bawah halaman Hotmail.
3. Isi kolom-kolom yang disediakan dengan memasukkan data Anda:
- Name: isi dengan nama depan dan nama belakang Anda
- Birth date: isi dengan tanggal, bulan, dan tahun kelahiran Anda
- Gender: pilih jenis kelamin
- Microsoft account name: isi dengan alamat email yang Anda inginkan di akun Microsoft Anda
- Create password: isi dengan sandi yang Anda inginkan
- Reenter password: masukkan kembali sandi Anda
- Phone number: isi dengan nomor HP Anda, untuk keamanan akun email
- Alternate email address: isi dengan alamat email Anda yang lain, kosongkan bila tidak ada. Bila Anda tidak mengisi email alternatif maka Anda harus mengisi pertanyaan dan jawaban rahasia untuk menjaga keamanan akun email Anda.
- Country region: pilih negara tempat tinggal Anda
- Postal code: isi dengan kode pos Anda
- Enter the characters you see: isi dengan karakter yang Anda lihat, ini untuk mencegah spam
- Lalu klik tombol “I Accept”
4. Tadaaaa, akun email Anda di Hotmail sudah jadi. Langkah selanjutnya Anda bisa klik tombol “Continue to inbox” untuk melihat halaman email Anda.
Demikianlah informasi singkat cara membuat email baru di Gmail, Yahoo mail, dan Hotmail. Mudah-mudahan artikel ini bisa membantu Anda dalam membuat akun email baru dengan mudah dan cepat. Terimakasih sudah membaca artikel saya
tutorial microsoft office excel 2007
Microsfot Office Excel 2007 merupakan sebuah program aplikasi lembar kerja (spreadsheet) yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsft Corporation untuk dipasangkan pada sistem operasi Microsfott Windows dan Mac OS. Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik.
Dengan Menggunakan strategi marketing Microsoft yang agresif menjadikan Microsoft Excel sebagai salah satu program yang populer digunakan didalam komputer mikro hingga saat ini.
Mengenal Lebih Jauh Microsoft Excel 2007
Microsoft Excel 2007 untuk selanjutnya disingkat Excel 2007 adalah program aplikasi yang banyak digunakan untuk menghitung, memproyeksikan, menganalisa data. Excel 2007 merupakan program pengolah lembar kerja atau spreadsheet yang paling populer dan paling banyak digunakan saat ini.
Untuk membuka Excel 2007 ikuti langkah-langkah sebagai berikut:
- Klik tombol Start pada windows taksbar
- Klik All Program => Microsoft Office =>Microsoft Excel 2007
- Tunggu beberapa saat maka akan keluar tampilan area kerja Excel 2007
Artikel terkait : panduan belajar ms.word 2007
Jenis-jenis Data yang dapat dimasukkan pada ms.excel
- Data label(text) adalah data yang tidak dapat dioperasikan secara matematis, yaitu: huruf (abjad); notasi dan simbol; kombinasi angka dan huruf; tanda baca; serta angka yang penulisannya diawali oleh tanda petik. Contoh: nama, “alamat”, nama & kelas, d.l.l.
- Data Value adalah data yang dapat dioperasikan secara matematis yang terdiri dari angka murni (numeric), rumus (formula) dan fungsi (function).
- Numeric (angka), berupa angka murni baik positif maupun negatif yang meliputi angka 0 sampai dengan 9 dan karakter: + – . , ( ) dan %. Juga yang diawali dengan karakter mata uang.
Contoh: $5000 - Formula (rumus), adalah sebuah aturan perhitungan yang ditentukan sendiri. Penulisan data formula diawali oleh tanda = (sama dengan)
Contoh: =A1*B2 - Function (fungsi), adalah rumus yang telah disediakan oleh Excel.
Contoh: =SUM()
- Numeric (angka), berupa angka murni baik positif maupun negatif yang meliputi angka 0 sampai dengan 9 dan karakter: + – . , ( ) dan %. Juga yang diawali dengan karakter mata uang.
- Data tanggal (date) dan waktu (time) adalah data tanggal dengan bentuk penulisan =DATE(tahun,bulan,tanggal) dan data jam =TIME(JAM,MENIT,DETIK)
Download Tutorial Microsoft Excel 2007 Bahasa Indonesia
Untuk download tutorial excel 2007 ini dibagi menjadi empat bagian. Isi dari tutorial excel ini disertai pembahasan yang cukup komprehensif dan soal-soal latihan yang lengkap.
- Silahkan download materi dasar tutorial tutorial excel pertama,
- download tutorial excel kedua
- download tutorial excel ketiga
- download tutorial keempat (terakhir)
Semoga artikel singkat tutorial microsoft excel 2007 bahasa indonesia bermanfaat. So, keep spirit
depok.politekniklp3i-jkt.ac.id
depok.politekniklp3i-jkt.ac.id
Senin, 12 Mei 2014
Keutamaan Menuntut Ilmu Dan Keutamaan Orang-orang Yang Berilmu (Ulama’).
Keutamaan Menuntut Ilmu :
ابن عبد البر عن أنس قال: قال رسول الله : اطْلُبُوا العِلْمَ وَلَوْ بِالصِّينِ، فَإِنَّ طَلَبَ العِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ إنّ المَلائِكَةَ تَضَعُ أَجْنِحَتَهَا لِطَالِبِ العِلْمِ رِضَا بِما يَطْلُبُ
Anas ra. berkata: Rasulullah saww. bersabda: “Tuntutlah ilmu walau dinegri cina, sebab menuntut ilmu agama itu wajib atas tiap orang muslim, sesungguhnya malaikat menghamparkan sayapnya pada orang yang menuntut ilmu karena ridha (suka/senang) dengan apa yang dituntutnya (dicari).” (HR. Ibnu Abdul Barr, Kitab Irsyadul ‘Ibad)
Maksudnya menuntut ilmu walau kenegri cina adalah kita disuruh menuntut ilmu bila mana ada seorang yang alim dalam ilmu dalam bidangnya khususnya ilmu agama bila orang tersebut berada dikota/negri/daerah yang sangat jauh maka untuk mendatanginya bila ada kemampuan.
حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ خَلَفٍ أَبُو بِشْرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
Telah menceritakan kepada kami Bakr bin Khalaf Abu Bisyr berkata, telah menceritakan kepada kami Abdul A'la dari Ma'mar dari Zuhri dari Sa'id Ibnul Musayyab dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa dikehendaki Allah untuk mendapat kebaikan, maka Allah akan memberikan pemahaman kepadanya tentang agama." (HR. Ibnumajah No.216, 217, Bukhori No.69, 2884, 6768, Ahmad No.16243, 16323, Ad Darimi No.226, 227, 228)
حَدَّثَنَا مُسَدَّدُ بْنُ مُسَرْهَدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دَاوُدَ سَمِعْتُ عَاصِمَ بْنَ رَجَاءِ بْنِ حَيْوَةَ يُحَدِّثُ عَنْ دَاوُدَ بْنِ جَمِيلٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ قَيْسٍ قَالَ كُنْتُ جَالِسًا مَعَ أَبِي الدَّرْدَاءِ فِي مَسْجِدِ دِمَشْقَ فَجَاءَهُ رَجُلٌ فَقَالَ يَا أَبَا الدَّرْدَاءِ إِنِّي جِئْتُكَ مِنْ مَدِينَةِ الرَّسُولِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِحَدِيثٍ بَلَغَنِي أَنَّكَ تُحَدِّثُهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا جِئْتُ لِحَاجَةٍ قَالَ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ وَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا لِطَالِبِ الْعِلْمِ وَإِنَّ الْعَالِمَ لَيَسْتَغْفِرُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ وَالْحِيتَانُ فِي جَوْفِ الْمَاءِ وَإِنَّ فَضْلَ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ عَلَى سَائِرِ الْكَوَاكِبِ وَإِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ وَإِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْوَزِيرِ الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ قَالَ لَقِيتُ شَبِيبَ بْنَ شَيْبَةَ فَحَدَّثَنِي بِهِ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي سَوْدَةَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ يَعْنِي عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَعْنَاهُ
Telah menceritakan kepada kami Musaddad bin Musarhad telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Daud aku mendengar 'Ashim bin Raja bin Haiwah menceritakan dari Daud bin Jamil dari Katsir bin Qais ia berkata, "Aku pernah duduk bersama Abu Ad Darda di masjid Damaskus, lalu datanglah seorang laki-laki kepadanya dan berkata, "Wahai Abu Ad Darda, sesungguhnya aku datang kepadamu dari kota Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam karena sebuah hadits yang sampai kepadaku bahwa engkau meriwayatannya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Dan tidaklah aku datang kecuali untuk itu." Abu Ad Darda lalu berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa meniti jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan mempermudahnya jalan ke surga. Sungguh, para Malaikat merendahkan sayapnya sebagai keridlaan kepada penuntut ilmu. Orang yang berilmu akan dimintakan maaf oleh penduduk langit dan bumi hingga ikan yang ada di dasar laut. Kelebihan serang alim dibanding ahli ibadah seperti keutamaan rembulan pada malam purnama atas seluruh bintang. Para ulama adalah pewaris para nabi, dan para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, mereka hanyalah mewariskan ilmu. Barangsiapa mengambilnya maka ia telah mengambil bagian yang banyak." Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Wazir Ad Dimasyqi telah menceritakan kepada kami Al Walid ia berkata; aku berjumpa dengan Syabib bin Syaibah lalu ia menceritakannya kepadaku dari Utsman bin Abu Saudah dari Abu Ad Darda dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan maknanya." (HR. Abudaud No.3157, Ahmad No.7965, 20723, At Tirmidzi No.2570, 2606, Ibnumajah No.219, Ad Darimi No.346, 348)
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ رَجُلٍ يَسْلُكُ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا إِلَّا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقَ الْجَنَّةِ وَمَنْ أَبْطَأَ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus telah menceritakan kepada kami Zaidah dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seorang laki-laki yang meniti jalan untuk mencari ilmu melainkan Allah akan mempermudah baginya jalan menuju Surga. Dan barangsiapa yang lambat amalannya maka nasabnya tidak akan memberinya manfaat." (HR. Abudaud No.3158, Ibnumajah No.221)
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ شِنْظِيرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَوَاضِعُ الْعِلْمِ عِنْدَ غَيْرِ أَهْلِهِ كَمُقَلِّدِ الْخَنَازِيرِ الْجَوْهَرَ وَاللُّؤْلُؤَ وَالذَّهَبَ
Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Ammar berkata, telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Sulaiman berkata, telah menceritakan kepada kami Katsir bin Syinzhir dari Muhammad bin Sirin dari Anas bin Malik ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim. Dan orang yang meletakkan ilmu bukan pada pada ahlinya, seperti seorang yang mengalungkan mutiara, intan dan emas ke leher babi." (HR.Ibnumajah No.220)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حُمَيْدٍ الرَّازِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُعَلَّى حَدَّثَنَا زِيَادُ بْنُ خَيْثَمَةَ عَنْ أَبِي دَاوُدَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَخْبَرَةَ عَنْ سَخْبَرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ طَلَبَ الْعِلْمَ كَانَ كَفَّارَةً لِمَا مَضَى قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ ضَعِيفُ الْإِسْنَادِ أَبُو دَاوُدَ يُضَعَّفُ فِي الْحَدِيثِ وَلَا نَعْرِفُ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَخْبَرَةَ كَبِيرَ شَيْءٍ وَلَا لِأَبِيهِ وَاسْمُ أَبِي دَاوُدَ نُفَيْعٌ الْأَعْمَى تَكَلَّمَ فِيهِ قَتَادَةُ وَغَيْرُ وَاحِدٍ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ
Telah bercerita kepada kami Muhammmad bin Humaid ar Razi telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mu'alla telah bercerita kepada kami Ziyad bin Khaitsamah dari Abu Dawud dari Abdullah bin Syakhbarah dari Syakhbarah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa menuntut ilmu, maka itu sebagai penghapus dosa-dosanya yang telah lalu". Abu Isa berkata; 'Hadits ini sanadnya dhaif, karena Abu Daud dilemahkan dalam hadits ini, dan kami tidak mengetahui Abdullah bin Syakhbarah memiliki sesuatu yang besar, dan tidak pula bapaknya. Adapun nama Abu Daud adalah Nufai' Al A'ma. Qatadah dan tidak hanya seorang ahli ilmu membicarakannya.' (HR. At Tirmidzi No.2572, Ad Darimi No.560)
قال النبي صلى الله عليه وسلم لابن مسعود رضي الله عنه: يَا ابْنَ مَسْعُوْدٍ، جُلُوْسُكَ سَاعَةً فِيْ مَجْلِسِ العِلْمِ، لاَ تَمَسُ قَلَماً، وَلاَ تَكْتُبُ حَرْفًا خَيْرٌ لَكَ مِنْ عِتْقِ أَلْفِ رَقَبَةٍ، وَنَظَرُكَ إِلىَ وَجْهِ العَالِمِ خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَلْفِ فَرَسٍ تَصَدَّقْتَ بِهَا فِيْ سَبِيْلِ اللهِ، وَسَلاَمُكَ عَلىَ العَالِمِ خَيْرٌ لَكَ مِنْ عِبَادَةِ أَلْفِ سَنَةٍ
Nabi saww. bersabda kepada Abdullah bin Mas’ud ra.: “Hai Ibnu Mas’ud, dudukmu satu jam di majlis ilmu engkau tidak menyentuh pulpen dan tidak menulis satu huruf saja, adalah lebih baik bagimu daripada memerdekakan seribu budak, dan memandangmu pada muka orang alim, adalah lebih baik bagimu dari pada bersedekah seribu kuda di jalan Allah, dan salammu kepada orang alim adalah lebih baik daripada beribadah seribu tahun.” (Kitab Lubabul Hadits)
وقال صلى الله عليه وسلم: من انتقل ليتعلم علما غفر له قبل أن يخطو
Nabi saww. bersabda : “Barangsiapa berpindah (pergi untuk) menuntut ilmu maka dosanya diampuni sebelum ia melangkah.” (Kitab Lubabul Hadits)
وقال النبي صلى الله عليه وسلم: مَنْ تَعَلَّمَ بَابًا مِنَ العِلْمِ، يَعْمَلُ بهِ أوْ لَمْ يَعْمَلْ بهِ كَانَ أَفْضَلَ مِنْ أَنْ يُصَلِّي أَلْفَ رَكْعَةٍ تَطَوُّعًا
Nabi saww. bersabda : “Barangsiapa yang mempelajari satu bab dari ilmu yang diamalkan, adalah lebih utama daripada melakukan shalat sunnah seribu roka’at.” (Kitab Lubabul Hadits)
وعن عمر بن الخطاب قال: سمعت رسول الله يقول: مَنْ مَشَى إلى حَلْقَةِ عالمٍ كانَ لَهُ بِكُلِّ خَطْوَةٍ مائَةُ حَسَنَةٍ، فإذَا جَلَسَ عِنْدَهُ وَاسْتَمَعَ ما يَقُولُ كانَ لَهُ بِكُلِّ كَلِمَةٍ حَسَنةٌ. كذا ذكره النووي في رياض الصالحين
Dari sahabat Umar bin Khoththob ra. berkata : Aku telah mendengar Rasulullah saww. bersabda : “Barangsiapa berjalan (pergi) ke saresehan (majlis pengajian) orang alim, ia memperoleh pahala setiap satu langkah seratus kebaikan, apabila ia duduk di sisinya dan mendengarkan apa yang diajarkannya, maka baginya berpahala dari setiap kalimatnya satu kebaikan.” Demikian disebutkan Imam An Nawawi dalam Riyadhush Sholihin. (Kitab Tanqihul Qaul)
والخطيب عن عثمان رضي الله عنه: أوّلُ مَنْ يَشْفَعُ يَوْمَ القِيَامَةِ الأنْبِيَاءُ ثُمَّ العُلَمَاءُ ثُمَّ الشُّهَدَاءُ
Usman ra. berkata: Nabi Muhammad saww. bersabda : “Pertama yang dapat memberikan syafa’atnya para Nabi, kemudian para Ulama’ (orang-orang yang berilmu agama) kemudian para syuhada (orang-orang yang mati syahid).” (HR. Al Khatib)
والطبراني والبيهقي عن أبي هريرة: مَا عُبِدَ الله بِشَيْءً أَفْضَلَ مِنَ الفِقِه فِي الدِّينِ، وَلَفَقِيهٌ وَاحِدٌ أَشَدُّ عَلَى الشَّيْطَانِ مِنْ أَلْفِ عَابِدٍ، وَلِكُلِّ شَيْءٍ عِمَادٌ وَعِمَادُ هاذا الدِّينِ الفِقْهُ
Dari Abu Harairah ra. berkata: Nabi saww. bersabda : “Tidak ada amal yang lebih utama untuk beribadat kepada Allah seperti fiqih (pengertian) dalam agama dan orang yang faqih (pandai benar) dalam agama lebih berat terhadap syaitan dari seribu ahli ibadat dan setiap sesuatu ada tiang sendinya sedang tiang sendi agama ialah fiqih.” (HR. Ath Thabarani dan Al Baihaqi, Kitab Irsyadul ‘Ibad)
وأحمد عن معاذ: لأنَ يَهْدِي الله وبِكَ رَجُلاً خَيْرٌ لَكَ مِنَ الدُّنْيا وَمَا فِيها
Mu’adz ra. berkata: Nabi saww. bersabda : “Apabila Allah member hidayat pada seseorang disebabkan karena ajaranmu, maka lebih baik bagimu daripada mendapat dunia dan seisinya.” (HR. Ahmad)
والديلمي عن ابن عباس: طَلَبُ العِلْمِ سَاعَةً خَيْرٌ مِنْ قِيَامِ لَيْلَةٍ وَطَلَبُ العِلْمِ يَوْماً خَيْرٌ مِنْ صِيَامِ ثَلاثَةِ أَشْهُرٍ
Ibnu Abbas ra. berkata : “Menuntut Ilmu sesaat (satu jam) lebih baik dari bangun ibadat satu malam, dan menuntut ilmu sehari lebih baik dari pada puasa tiga bulan.” (R. Ad Dailami, Kitab Irsyadul ‘Ibad)
والترمذي عن سَنْجَرَةَ: مَنْ طَلَبَ العِلْمَ كَانَ كَفَّارَةً لِمَا مَضَى
Sakhbarah ra. berkata : “Barangsiapa yang menuntut ilmu maka menjadi penebus dosa-dosa yang telah lalu.” (R. At Tirmidzi, Kitab Irsyadul ‘Ibad)
والشيرازي عن عائشة رضي الله عنها: مَن انْتَقَلَ ليَتَعَلمَ عِلْمَاً غُفِرَ لَهْ قَبْلَ أَنْ يَخْطُو
A’isyah ra. berkata : “Barangsiapa yang pindah untuk belajar ilmu, maka akan diampuni baginya sebelum melangkahkan kakinya.” (R. Asy Syairazi, Kitab Irsyadul ‘Ibad)
وابن عساكر والديلمي عن ابن عباس رضي الله عنهما: خُيِّرَ سُلَيْمَانُ عَلَيْهِ السَّلامُ بَيْنَ المالِ وَالمُلْكِ والعِلْمِ فَاخْتَارَ العِلْمَ فَأُعْطِيَ المُلْكَ وَالمالَ لاخْتِيَارِهِ العِلْمَ
Ibnu Abbas ra. berkata : “Nabi Sulaiman as. diberi kesempatan untuk memilih antara harta, kerajaan dan ilmu, maka ia memilih ilmu, maka diberi (juga) kerajaan dan kekayaan, karena ia memilih ilmu, maka yang lainnya ikut padanya.” (R. Ibnu Asakir dan Ad Dailami, Kitab Irsyadul ‘Ibad)
والطبراني عن أبي أمامة: أيُّمَا نَاشِىءٍ نَشَأَ فِي طَلَبِ العِلْمِ وَالعِبَادَةِ حَتَّى يَكْبرَ أَعْطَاهُ الله يَوْمَ القِيَامَةِ ثَوَابَ اثْنَيْنِ وَسَبْعِينَ صَدِّيقاً
Abu Umamah ra. berkata : “Tiap orang yang tumbuh dalam menuntut ilmu dan ibadat hingga besar (tua), maka Allah akan memberinya pahala tujuh puluh dua orang siddiq pada hari qiamat.” (R. Ath Thabarani, Kitab Irsyadul ‘Ibad)
وابن النجار عن أنس: العُلَمَاءُ وَرَثَةُ الأنْبِيَاءِ يُحِبُّهُمْ أَهْلُ السَّمَاءِ، وَيَسْتَغْفِرُ لَهُمُ الحِيتَانُ في البَحْرِ إذا ماتوا يَوْمَ القيامَةِ
Anas ra. berkata : “Ulama sebagai pewaris dari para Nabi, mereka dicintai oleh ahli langit, dan dibacakan istighfar oleh ikan dilaut, jika mereka mati hingga hari kiamat.” (R. Ibnu An Najar, Kitab Irsyadul ‘Ibad)
وابن النجار عن محمد بن علي: رَكْعَتانِ مِنْ عالِمٍ أَفْضَلُ مِنْ سَبْعِينَ رَكْعَةً مِنْ غَيْرِ عَالِمِ
Muhammad bin Ali berkata : “Dua roka’at dari seorang alim, lebih utama daripada tujuh puluh roka’at dari orang yang bodoh (tidak alim).” (R. Ibnu An Najar, Kitab Irsyadul ‘Ibad)
والديلمي عن ابن عباس: إذَا مَاتَ العَالِمُ صَوَّرَ الله عِلْمَهُ فِي قَبْرِهِ يُؤْنِسُهُ يَوْمَ القِيَامَةِ، وَيَدْرَأُ عَنْهُ هَوَامّ الأرْضِ
Ibnu Abbas ra. berkata : “Seorang alim jika mati, maka Allah membentuk ilmunya bagaikan orang yang menyenangkannya dalam kubur hingga hari kiamat, dan mengelakkan daripadanya segala binatang jahat ditanah.” (R. Ad Dailami, Kitab Irsyadul ‘Ibad)
وأبو الشيخ والديلمي عن ابن عباس رضي الله عنهما: إذَا اجْتَمَعَ الْعَالِمُ وَالعَابِدُ عَلَى الصِّرَاطِ، قِيلَ لِلْعَابِدِ: أدْخُلِ الْجَنَّةَ وَتَنْعَّمْ بِعِبَادَتِكَ، وَقِيلَ لِلْعَالِمِ قِفْ هُنَا ففَاشْفَعْ لِمَنْ أَحْبَبْتَ فَإِنَّكَ لا تَشْفَعُ لأحَدٍ إلا شَفَعْتَ فَقَامَ مَقَامَ الأنْبِيَاءِ
Ibnu Abbas ra. berkata : “Jika bertemu orang alim dengan orang abid diatas shirat, maka diperintahkan kepada abid itu: Masuklah kesurga dan bersuka-suka karena ibadatmu, dan dikatakan kepada orang alim itu berhentilah disini, dan berikan syafa’atmu pada siapa yang engkau suka, maka tiadalah engkau memberi syafa’at kepada seorang melainkan akan diterima oleh Allah, maka ia berdiri sebagaimana kedudukan para Nabi.” (R. Abusy Syaikh dan Ad Daelami, Kitab Irsyadul ‘Ibad)
وابن عساكر عن أبي سعيد: مَنْ عَلَّمَ آيَةً مِنْ كِتَابِ الله أو باباً مِنْ عِلْمٍ أنْمَى الله أَجْرَهُ إلَى يَوْمِ القِيَامَةِ
Abu Said ra. berkata : “Barangsiapa mengajar satu ayat dari kitab Allah, atau satu bab dari ilmu agama, maka Allah akan menumbuhkan pahalanya hingga hari qiamat.” (R. Ibnu Asakir, Kitab Irsyadul ‘Ibad)
وابن ماجه عن معاذ بن أنس: مَنْ عَلَّمَ عِلْماً فَلَهُ أَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهِ وَلا يَنَقْصُ مِنْ أَجْرِ العَامِلِ
Mu’adz bin Anas ra. berkata : “Barangsiapa yang mengajar ilmu agama, maka ia mendapat pahala orang yang mengamalkan ilmu itu, dan tidak mengurangi pahalanya orang yang beramal (berbuat).” (R. Ibnu Majah, Kitab Irsyadul ‘Ibad)
وابن النجار عن ابن عباس: الغُدوُّ والرّوَاحُ إلى المَسَاجِدِ فِي تَعْلِيمِ العِلْمِ أَفْضَلُ عِنْدَ الله مِنَ الجِهَادِ فِي سَبِيلِ الله
Ibnu Abbas ra. berkata : “Pergi diwaktu pagi atau sora kemesjid untuk mengajar ilmu agama lebih baik disisi Allah daripada jihad fisabilillah.” (R. Abnu An Najar, Kitab Irsyadul ‘Ibad)
قال الإمام الشافعي رحمه الله :
شكوت إلى الوقيع سوء حفظي
فأرشدني على ترك المعاصي
Imam Asy Syafi’I berkata : Aku telah mengadu kepada imam Waqi' tentang hafalanku yang rusak, maka beliau memberitahukan bahwa obatnya itu dengan meninggalkan maksiat.
وقال إعلم بأن العلم نور
ونور الله لا يوضع للعاصي
Imam Asy Syafi’I berkata : Dan beliau berkata bahwa ilmu itu adalah cahaya dan cahayanya Allah tidak akan diberikan kepada orang yang bermaksiat kepadanya.
Keutamaan orang alim :
وقال صلى الله عليه وسلم: أكرموا العلماء فإنهم عند الله كرماء مكرمون
Nabi saww. bersabda : “Handaknya kamu semua memuliakan ulama’, karena mereka itu orang-orang yang mulia menurut Allah dan dimulyakan.” (Kitab Lubabul Hadits)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى الصَّنْعَانِيُّ حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ رَجَاءٍ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ جَمِيلٍ حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ الْبَاهِلِيِّ قَالَ ذُكِرَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلَانِ أَحَدُهُمَا عَابِدٌ وَالْآخَرُ عَالِمٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَضْلُ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِي عَلَى أَدْنَاكُمْ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرَضِينَ حَتَّى النَّمْلَةَ فِي جُحْرِهَا وَحَتَّى الْحُوتَ لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الْخَيْرَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ صَحِيحٌ قَالَ سَمِعْت أَبَا عَمَّارٍ الْحُسَيْنَ بْنَ حُرَيْثٍ الْخُزَاعِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ الْفُضَيْلَ بْنَ عِيَاضٍ يَقُولُ عَالِمٌ عَامِلٌ مُعَلِّمٌ يُدْعَى كَبِيرًا فِي مَلَكُوتِ السَّمَوَاتِ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdul A'la Ash Shan'ani telah menceritakan kepada kami Salamah bin Raja` telah menceritakan kepada kami Al Walid bin Jamil telah menceritakan kepada kami Al Qashim Abu Abdurrahman dari Abu Umamah Al Bahili ia berkata; "Dua orang disebutkan di sisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, salah seorang adalah ahli ibadah dan yang lain seorang yang berilmu, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Keutamaan seorang alim dari seorang abid seperti keutamaanku dari orang yang paling rendah di antara kalian, " kemudian beliau melanjutkan sabdanya: "Sesungguhnya Allah, MalaikatNya serta penduduk langit dan bumi bahkan semut yang ada di dalam sarangnya sampai ikan paus, mereka akan mendoakan untuk orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia." Abu Isa berkata; Hadits ini hasan gharib shahih. Perawi berkata; "Aku mendengar Abu 'Ammar Al Husain bin Huraits Al Khuza'I berkata; Aku mendengar Al Fudlail bin Iyadl berkata; "Seorang alim yang mengamalkan ilmunya dan mengajarkan ilmunya akan dipanggil besar oleh para Malaikat yang ada di langit." (HR. At tirmidzi No.2609)
وقال صلى الله عليه وسلم: فَضْلُ العَالِمِ عَلىَ العَابِدِ كَفَضْلِ القَمَرِ لَيْلَةَ البَدْرِ عَلىَ سَائِرِ الكَوَاكِبِ
Nab saww. bersabda : “Keutamaan seorang alim atas ahli ibadah bagaikan keutamaan bulan di malam purnama atas seluruh bintang-bintang.” (Kitab Lubabul Hadits)
فَضْلُ العَالِمِ عَلَى العَابِدِ كَفَضْلِي عَلَى أُمَّتِي :وفي رواية للحارث بن أبي أسامة عن أبي سعيد الخدري عنه صلى الله عليه وسلم
Dalam satu riwayat Al Harits bin Abu Usanah dari Sa’id Al Khudri ra. dari Nabi saww. bersabda : “Keutamaan seorang alim atas ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas umatku.” (Kitab Tanqihul Qaul)
وقال صلى الله عليه وسلم: من نظر إلى وجه العالم نظرة ففرح بها خلق الله تعالى من تلك النظرة ملكا يستغفر له إلى يوم القيامة
Nabi saww. bersabda : “Barangsiapa memandang wajah orang alim dengan satu pandangan lalu ia merasa senang dengannya, maka Allah Ta’ala menciptakan malaikat dari pandangan itu dan memohonkan ampun kepadanya sampai hari kiamat.” (Kitab Lubabul Hadits)
وقال النبي صلى الله عليه وسلم: من أكرم عالما فقد أكرمني، ومن أكرمني فقد أكرم الله، ومن أكرم الله فمأواه الجنة
Nabi saww. bersabda : “Barangsiapa memuliakan orang alim maka ia memuliakan aku, barangsiapa memuliakan aku maka ia memuliakan Allah, dan barangsiapa memuliakan Allah maka tempat kembalinya adalah surga.” (Kitab Lubabul Hadits)
رواه الخطيب البغدادي عن جابر .أكْرِمُوا العُلَمَاءَ فإنَّهُمْ وَرَثَةُ الأَنْبِيَاءِ، فَمَنْ أكرَمَهُمْ فَقَدْ أَكْرَمَ الله وَرَسُولَهُ :وقال صلى الله عليه وسلم
Nabi saww. bersabda : “Hendaknya kamu semua memuliakan para ulama, karena mereka itu adalah pewaris para Nabi, maka barangsiapa memuliakan mereka berarti memuliakan Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Al Khatib Al Baghdadi dari Jabir ra., Kitab Tanqihul Qaul)
وقال النبي صلى الله عليه وسلم: نَوْمُ العَالِمِ أَفْضَلُ مِنْ عِبَادَةِ الجَاهِلِ
Nabi saww. bersabda : “Tidurnya orang alim itu lebih utama daripada ibadah orang bodoh.” (Kitab Lubabul Hadits)
وقال النبي صلى الله عليه وسلم: مَنْ زَارَ عَالِمًا فَكَأَنَمَّا زَارَنِي، وَمَنْ صَافَحَ عَالِمًا فَكَأَنَّما صَافَحَنِي، وَمَنْ جَالَسَ عَالِمًا فَكَأَنَّما جَالَسَنِي في الدُّنْيَا، وَمَنْ جَالَسَنِي في الدُّنْيَا أَجْلَسْتُهُ مَعِيْ يَوْمَ القِيَامَةِ
Nabi saww. bersabda : “Barangsiapa mengunjungi orang alim maka ia seperti mengunjungi aku, barangsiapa berjabat tangan kepada orang alim ia seperti berjabat tangan denganku, barangsiapa duduk bersama orang alim maka ia seperti duduk denganku didunia, dan barangsiapa yang duduk bersamaku didunia maka aku mendudukkanya pada hari kiamat bersamaku.” (Kitab Lubabul Hadits)
وعن أنس بن مالك أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: مَنْ زَارَ عَالِما فَقَدْ زَارَنِي، وَمَنْ زَارَنِي وَجَبَتْ له شَفَاعَتي، وكانَ لَهُ بِكُلِّ خَطْوَةٍ أَجْرُ شَهِيدٍ
Dari Anas bin Malik ra., bahwasanya Rasulullah bersabda : “Barangsiapa mengunjungi orang alim berarti ia mengunjungi aku, barangsiapa mengunjungi aku maka ia wajib memperoleh syafa’atku, dan setiap langkah memperoleh pahala orang mati syahid.” (Kitab Tanqihul Qaul)
وعن أبي هريرة قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: مَنْ زَارَ عَالِما ضَمِنْتُ لَهُ عَلى الله الجَنَّةَ
Dari Abu Harairah ra., saya mendengar Rasulullah saww. bersabda : “Barangsiapa mengunjungi orang alim, maka aku menjamin kepadanya dimasukkan surga oleh Allah”. (Kitab Tanqihul Qaul)
فقيه واحد متورع أشد على الشيطان من ألف عابد مجتهد جاهل ورع :وقال صلى الله عليه و
Nabi saww. bersabda : “Seorang alim fiqih yang perwira (wara’) adalah lebih berat bagi syaitan daripada seribu orang ahli ibadah yang tekun yang bodoh lagi perwira.” (Kitab Tanqihul Qaul)
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ دَاوُدَ بْنِ شَابُورَ سَمِعَ شَهْرَ بْنَ حَوْشَبٍ يَقُولُ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ يَا بُنَيَّ لَا تَعَلَّمْ الْعِلْمَ لِتُبَاهِيَ بِهِ الْعُلَمَاءَ أَوْ تُمَارِيَ بِهِ السُّفَهَاءَ وَتُرَائِيَ بِهِ فِي الْمَجَالِسِ وَلَا تَتْرُكْ الْعِلْمَ زَهَادَةً فِيهِ وَرَغْبَةً فِي الْجَهَالَةِ وَإِذَا رَأَيْتَ قَوْمًا يَذْكُرُونَ اللَّهَ فَاجْلِسْ مَعَهُمْ إِنْ تَكُنْ عَالِمًا يَنْفَعْكَ عِلْمُكَ وَإِنْ تَكُنْ جَاهِلًا عَلَّمُوكَ وَلَعَلَّ اللَّهَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِمْ بِرَحْمَتِهِ فَيُصِيبَكَ بِهَا مَعَهُمْ وَإِذَا رَأَيْتَ قَوْمًا لَا يَذْكُرُونَ اللَّهَ فَلَا تَجْلِسْ مَعَهُمْ إِنْ تَكُنْ عَالِمًا لَمْ يَنْفَعْكَ عِلْمُكَ وَإِنْ تَكُنْ جَاهِلًا زَادُوكَ غَيًّا أَوْ عِيًّا وَلَعَلَّ اللَّهَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِمْ بِسَخَطٍ فَيُصِيبَكَ بِهِ مَعَهُمْ
Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Ahmad telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Daud bin Syabur ia mendengar Syahr bin Hausyab berkata: " Luqman berkata kepada anaknya: 'Wahai anakku, janganlah kamu mempelajari ilmu untuk menandingi para ulama, atau untuk berbantah-bantahan dengan orang-orang bodoh atau untuk berbuat riya dalam majlis-majlis, dan janganlah kamu meninggalkan ilmu karena tidak selera terhadapnya(malas belajar) dan senang dalam kebodohan. Jika kamu melihat suatu kaum berdzikir kepada Allah, duduklah bersama mereka, sebab Jikalah engkau menjadi seorang alim, ilmumu akan memberi manfaat kepadamu dan jika kamu menjadi orang bodoh mereka akan mengajarimu, siapa tahu Allah membukakan rahmatNya untuk mereka sehingga kamu juga memperolehnya bersama mereka. Sebaliknya jika kamu melihat suatu kaum yang tidak berdzikir kepada Allah, janganlah duduk bersama mereka, karena jika kamu seorang alim, ilmumu tidak akan memberi manfaat, dan jika kamu seorang yang bodoh, mereka tidak menambah kepadamu kecuali kebodohan. Siapa tahu Allah menimpakan murka-Nya, sehingga murka-Nya juga menimpamu bersama mereka' ". (HR. Ad Darimi No.383)
وعن علي بن أبي طالب أنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: مَنْ زَارَ عَالِما أيْ فِي قَبْرِهِ ثُمَّ قَرَأَ عِنْدَهُ آيةً مِنْ كِتَابِ الله أعْطَاهُ الله تَعَالَى بِعَدَدِ خطَوَاتِهِ قُصُورا فِي الجَنَّةِ وَكَانَ لَهُ بِكُلِّ حَرْفٍ قَرَأَهُ عَلَى قَبْرِهِ قَصْرٌ في الجَنَّةِ مِنْ ذَهَبٍ»، كذا في رياض الصالحين
Dari Ali bin Abu Thalib ra. bahwasanya ia berkata : Rasulullah saww. bersabda : “Orang yang mengunjungi kubur orang alim, lalu ia membacakan ayat-ayat dari kitab Allah, maka Allah Ta’ala menjadikan padanya setiap langkahnya satu gedung disurga, ia juga memperoleh pahala setiap huruf yang dibacanya atas kuburnya itu satu gedung di surga dari emas.” Demikian disebutkan dalam Riyadhus Sholihin. (Kitab Tanqihul Qaul)
Ancaman bagi seorang yang berilmu yang tidak mengamalkan ilmunya :
روي عن أبي هريرة عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال: ما مِنْ عَالِمٍ لا يَعْمَلُ بِعِلْمِهِ إلاّ نَزَعَ الله رُوحَهُ عَلى غَيْرِ الشَّهَادةِ، وَنَادَاهُ مُنَادٍ مِنَ السَّمَاءِ يا فاجِرُ خَسِرْتَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةَ
Dari Abu Hurairah ra., dari Nabi saww. bahwasanya beliu bersabda : “Tiadalah seorang alim yang tidak mengamalkan ilmunya, melainkan Allah mencabut ruhnya tanpa syahadat, dan memanggilnya pemanggil dari langit: “Hai orang yang berdosa, merugilah kamu di dunia dan di akhirat.” (Kitab Tanqihul Qaul)
وعن عمر بن الخطاب رضي الله عنه قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: إنَّ العَالِمَ إذا لَمْ يَعْمَلْ بعِلْمِهِ لَعَنَهُ العِلْمُ مِنْ جَوْفِهِ، وَيَلْعَنُهُ كُلُّ شَيْءٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ، وَتَكْتُبُ الحَفَظَةُ كُلَّ يَوْمٍ خَتْما على صَحِيفَتِهِ هاذا عَبْدٌ آيِسٌ مِنْ رَحْمَةِ الله يا عَبْدَ الله يا مُضِيِّعَ حُقُوقِ سَيِّدِهِ، يا مَنْ لا يَعْمَلُ بَعِلْمِهِ عَلَيْكَ لَعْنَةُ الله، فإذا مَاتَ نَزَعَ الله رُوحَهُ على غَيْرِ الشَّهَادَةِ، ويُحرَمُ المَوْتَ عَلى الإيمانِ
Dari Umar bin Khoththob ra., saya mendengar Rasulullah saww. bersabda : “Sesungguhnya apabila orang alim itu tidak mengamalkan ilmunya, maka ilmu itu melaknatinya dari perutnya, dan melaknatinya segala sesuatu yang terkena matahari, lalu malaikat hafadzoh setiap hari menulis pada lembaran buku verbal amal sampai selesai. Inilah seorang hamba yang putus asa dari rahmat Allah, wahai hamba Allah, hai orang yang menyia-nyiakan hak-hak tuannya, hai orang yang tidak mengamalkan ilmunya, kutukan Allah tetap padamu. Jika ia mati maka Allah mencabur ruhnya tanpa syahadat, dan kematian itu terhalangi dari membawa iman.” (Kitab Tanqihul Qaul)
حَدَّثَنَا أَبُو الْأَشْعَثِ أَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ الْعِجْلِيُّ الْبَصْرِيُّ حَدَّثَنَا أُمَيَّةُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ يَحْيَى بْنِ طَلْحَةَ حَدَّثَنِي ابْنُ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ طَلَبَ الْعِلْمَ لِيُجَارِيَ بِهِ الْعُلَمَاءَ أَوْ لِيُمَارِيَ بِهِ السُّفَهَاءَ أَوْ يَصْرِفَ بِهِ وُجُوهَ النَّاسِ إِلَيْهِ أَدْخَلَهُ اللَّهُ النَّارَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَإِسْحَقُ بْنُ يَحْيَى بْنِ طَلْحَةَ لَيْسَ بِذَاكَ الْقَوِيِّ عِنْدَهُمْ تُكُلِّمَ فِيهِ مِنْ قِبَلِ حِفْظِهِ
Telah menceritakan kepada kami Abu al Asy'ats Ahmad bin al Miqdam Al 'Ijli Al Bashri telah menceritakan kepada kami Umayyah bin Khalid telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Yahya bin Thalhah telah bercerita kepada kami Ibnu Ka'b bin Malik dari bapaknya dia berkata; Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa menuntut ilmu untuk mendebat para ulama, atau untuk mengolok-olok orang bodoh atau untuk mengalihkan pandangan manusia kepadanya, niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam neraka". Abu Isa berkata; 'Hadits ini gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalur sanad ini. Ishaq bin Yahya bin Thalhah derajatnya bukan kuat menurut mereka, dan dia dibicarakan dari segi hafalannya.' (HR. At Tirmidzi No.2578, Ibnumajah No.249, 254, 255, 256)
والطبراني عن ابن مسعود: أَيُّمَا رَجُلٌ آتَاهُ عِلْماً فَكَتَمَهُ أَلْجَمَهُ الله يَوْمَ القِيَامَةِ بِلِجامٍ مِنْ نَارٍ
Ibnu Mas’ud ra. Nabi Muhammad saww. bersabda : “Tiap orang yang diberi oleh Allah ilmu agama, lalu disembunyikannya, maka Allah mengendalikan mulutnya pada hari kiamat dengan kendali dari api neraka.” (HR. Ath Thabarani, Kitab ’Ibad)
والنسائي عن أبي هريرة: مَنْ تَعَلَّمَ عِلْماً مما يَبْتَغِي بِهِ وَجهَ الله لا يَتَعَلَّمهُ إلا لِيُصِيبَ غَرَضاً مِنَ الدُّنْيا لَمَ يَجِدْ عُرْفَ الجَنَّةِ يَوْمَ القِيَامَةِ
Abu Hurairah ra., Nabi Muhammad saww. bersabda : “Barangsiapa yang belajar ilmu agama yang seharusnya untuk mencapai keridho’an Allah, tiba-tiba dipelajarinya hanya untuk mencapai tujuan dunia, maka ia tidak akan mendapatkan bau surge pada hari kiamat.” (HR. An Nasa’I, Kitab Irsyadul ‘Ibad)
وقال عليه الصلاة والسلام: من ازداد علماً ولم يزدد هدى، لم يزدد من الله إلا بعداً
Nabi Muhammad saww. bersabda : “Barangsiapa bertambah ilmunya, tetapi tidak bertambah petunjuknya (amalnya), maka tiadalah ia bertambah melaikan jauh dari Allah.” (An Nashaaih Ad Diniyah)
وابن أبي الدنيا والبيهقي عن الحسن مرسلاً: مَا مِنْ عَبْدٍ يَخْطُبُ خُطْبَةً إلا الله سَائِلُهُ عَنْهَا يَوْمَ القِيَامَةِ ما أرادَ بها
Al Hasan ra. berkata : “Tiada seorang berkhutbah (ceramah) suatu khutbah melainkan Allah akan menanyakan tentang tujuan khutbah itu pada hari kiamat (akaha tujuannya).” (HR. Ibnu Abidunya, Al Baihaqi, Hadits Mursal, Kitab Irsyadul ‘Ibad)
Hilangnya Ilmu :
حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ إِسْحَقَ الْهَمْدَانِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنْ النَّاسِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يَتْرُكْ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا وَفِي الْبَاب عَنْ عَائِشَةَ وَزِيَادِ بْنِ لَبِيدٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَقَدْ رَوَى هَذَا الْحَدِيثَ الزُّهْرِيُّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو وَعَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَ هَذَا
Telah menceritakan kepada kami Harun bin Ishaq al Hamdani telah menceritakan kepada kami 'Abdah bin Sulaiman dari Hisyam bin Urwah dari Bapaknya dari Abdullah bin 'Amru bin al 'Ash dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan cara mencabutnya langsung dari manusia, akan tetapi Dia mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama, hingga ketika Dia tidak meninggalkan seorang alim (di muka bumi) maka manusia menjadikan orang-orang jahil sebagai pemimpin, lalu mereka ditanya, maka mereka memberikan fatwa tanpa ilmu, mereka sesat dan menyesatkan." Dan pada bab tersebut juga diriwayatkan dari Aisyah dan Ziyad bin Labid. Abu Isa berkata; 'Ini adalah hadits hasan shahih. Dan az Zuhri telah meriwayatkan hadits ini dari Urwah dari Abdullah bin 'Amru dan dari Urwah dari Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hadits semisal ini. (HR. At Tirmidzi No.2576, Bukhori No.98, 6763, Muslim No.4828, 4829, Ahmad No.6222, 6498, Ibnumajah No.51, 2084, Ad Darimi No.241)
Kata-kata Bijak:
الكتب أفضل صاحب و قرين
Kitab adalah teman yang paling baik.
الكتب بساتين العقلاء
Kitab itu adalah kebunnya para orang-orang cerdas.
العلم في الصدور لا في السطور
Ilmu itu yang telah kamu hafalkan bukan yang ditulisan.
إذا لم تكن حافظا واعيا
فجمعك للعلم لا ينفع
Apabila kamu tidak menjadi seorang penghafal yang kuat, maka ilmu yang telah kamu kumpulkan tidaklah bermanfaat.
من لم يذق ذلّ التعلم ساعة
تجرّع ذلّ الجهل طول حياته
Barangsiapa yang tidak merasakan hinanya menuntut ilmu yang sebentar, maka rasakanlah hinanya kebodohan seumur hidupnya.
فمن لا علم له لا حياة له
Barangsiapa yang tidak punya ilmu maka ia telah mati.
إن العلم يرفع النسب
Sesungguhnya ilmu itu mengangkat nasab.
فلا تعتدّ غير العلم ذاخرا
فإن العلم كنز ليس يفنى
Janganlah kamu menyimpan sesuatu kecuali ilmu, karena ilmu itu adalah harta yang tak akan habis.
مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ
Barangsiapa yang menginginkan dunia, maka hendaknya menuntut ilmu dan barangsiapa yang menginginkan akhirat, maka hendaknya ia menuntut ilmu.
Dan masih banyak lagi dalil-dalil lainnya tentang keutamaan menuntut ilmu, orang yang berilmu dan menyebarkannya (mengajarkan).
Allahu a’lam bishawab..
Pesan alfaqir: Catetlah/tulislah ilmu dan simpanlah dengan baik bila sudah mendapatkannya kerena mencari ilmu itu seperti berburu binatang, kalau habis dapet binatang buruannya tetapi tidak di ikat/dikandangi maka binatang buruan tersebut bisa lari, begitu pula dengan berburu ilmu, kalau ilmu yang didapat tidak ditulis atau dihafal, bila hafalannya hilang maka hilang juga ilmunya karena tidak adanya catatan ilmu tersebut, dan bila tidak dihafal maka kita tidak bisa memberikan keterangan/hujah pada orang yang membutuhkannya, karena tidak ada yang bisa dibaca dan yang dihafalnya, sudah begitu sewaktu-waktu ilmu tersebut dapat diwariskan kepada anak, cucu ataupun siapa saja yang menginginkannya..
Hayo kita tuntut ilmu, ramaikan dan hadiri majelis-majelis ta’lim dan dzikir dilingkungan kita karena begitu besarnya manfaat, anugrah, keutamaan dan kemuliaan duduk didalamnya (yang tidak didapat hanya membaca kitab dan internet (Facebok, Twitter, Blog, dll), agar kita selalu mendapat keberkahan, kemuliaan, kebahagiaan dan kesuksesan di dunia mauapun diakhirat, aamiin.
Dikutip dari :
* Kitab Hadits Kutubu Tis’ah.
* Riyadhus Shalihin => Al Imam An Nawawi.
* Ihya Ulumiddin => Al Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al Ghazali.
* Irsyadul 'Ibad Ilasabilirrosyad => Asy Syaikh Zinuddin Al Maribariy.
* An Nashaaih Ad Diniyah wal washaaya Al Imaaniyah => Al Imam Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad.
* Risalatul Mu’awanah => Al Imam Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad.
* Lubabul Hadits => Al Imam Al Hafidz Jalaluddin Abdurrahman bin Abii Bakar As Suyuthi.
* Tanqihul Qaul => Asy Syaikh Muhammad Nawawi bin Umar Al Bantani.
Penulis : Muhammad Shulfi bin Abunawar Al ‘Aydrus.
محمد سلفى بن أبو نوار العيدروس
Langganan:
Komentar (Atom)

