Secara umum belajar
dapat didefiniskan sebagai suatu proses pada diri seseorang yang menyebabkan
adanya perubahan. perubahan yang dimaksud adalah perubahan dari ranah kognitif,
psikomotorik dan Afektif sehingga proses tersebut dapat menghasilkan
seseorang dari tidak bisa menjadi bisa, dari tidak tahu menjadi tahu, dari
yang tidak terampil menjadi trampil. Tujuan pembelajaran geografipun
demikian yaitu terbagi menjadi 3 bagian yaitu:
Pengetahuan
- mengembangkan konsep dasar dan memiliki daya analisis yang berwawasan keruangan. sehingga mampu berorientasi terhadap tempat tinggalnya di dalam geosfer. memahami arah, lokasi, jarak, bentuk dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
- mengembangkan pengetahuan sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitarnya, terbentuknya, ketersediaanya, pengelolaan dan pemanfaatannya. sehingga sumber daya alam yang tersedia dapat bermanfaat dan terlestarikan.
Keterampilan
- memiliki ketrampilan dalam mengamati lingkungan sekitar (Fisik maupun Sosial) dan mencatatnya sebagai data dan informasi dan selanjutnya dianalisis untuk menghasilkan suatu kesimpulan yang dapat digunakan untuk mengembangkan wilayah tersebut
Sikap
- memahami dan memiliki kepekaan terhadap permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar.
- memiliki sikap melindungi terhadap kerusakan alam sekitar dan bertanggung jawab terhadap kualitas lingkungan sekitar.
Sejak manusia Iahir di dunia, manusia sangat bergantung pada
alam lingkungannya. Manusia membutuhkan alam untuk dapat memenuhi kebutuhan
hidupnya. Karena didorong kebutuhan hidupnya tersebut. manusia berusaha untuk
memanfaatkan alam. Hal inilah menuntut manusia untuk mengenal alam sehingga
lahirlah studi geografi.
Istilah geografi
pertama kali dikemukakan oleh Eratothenes (176:194 sm). Kata geografi berasal dari bahasa Yunani,
yaitu geo dan graphien.Geo berarti bumi dan graphien berarti sesuatu yang ditulis, digambar, atau dijelaskan.
Jadi Geografi berarti Ilmu
pengetahuan yang mempelajari, menjelaskan, menuliskan  tentang bumi.
Dalam geografi kita akan mempelajari segala sesuatu yang tampak di permukaan bumi, baik bentuk kehidupan, kenampakan permukaan bumi dengan segala gejala-gejalanya maupun faktor-faktor yang mempengaruhinya, seperti benda-benda di luar angkasa, keadaan dan benda-benda di dalam bumi maupun di permukaan bumi. Oleh karena itu, definisi geografi secara luas adalah ilmu yang mempelajari bumi bagian dalam, permukaan bumi, dan atas (luar angkasa) secara keseluruhan yang berinteraksi dengan alam lingkungannva. Supaya pandangan tentang geografi itu lebih luas berikut ini beberapa pendapat para ahli geogarfi.
- Drs. Bintarto, geografi merupakan ilmu pengetahuan yang menceritakan, menerangkan sifat-sifat bumi, menganalisis gejala-gejala alam dan penduduk, serta mempelajari corak khas kehidupan dan mencari fungsi dari unsur-unsur bumi dalam ruang dan waktu,
- Dr. I Made Sandy, geografi adalah ilmu yang burusaha menceritakankan dan memahami persamaan-persamaan dan perbedaan-perbedaan yang ada dalam ruang muka bumi.
- Drs. Nathanael Daljoeni, geografi adalah uraian tentang bumi dengan segenap isinya yakni manusia ditambah dengan dunia hewan dan dunia tumbuh-tumbuhan.
- Ullman (1954), geografi adalah interaksi antar ruang.
- Abler (1971), geografi mengkaji struktur dan proses fenomena dan permasalahan dalam ruang. Berkaitan dengan itu geografi selalu berbicara dengan peta untuk mengkaji struktur keruangan suatu permasalahan..
- hasil seminar dan lokakarya di Semarang tahun 1988 geografi adalah ilmu yang rnempelajari persamaan dan perbedaan fenomena di geosfer dengan sudut pandang kewilayahan, kelingkungan dalam konteks keruangan.
- Frank Debenham. Menurut Debenharn tugas para ahla geografl adalah sebagai berikut.
§ menafsirkan agihan atau persebaran gejala dan
fakta fenomena geografi.
§ menemukan hubungan antara kehidupan manusia
dan lingkungan fisik.
§ Menjelaskan interaksi antara manusia dan lingkungan,
R. Hartshorne. Geografi bertujuan untuk memberikan deskripsi yang teliti,
beraturan, dan rasional tentang sifat variabel dari permukaan bumi.
E. A. Ackerman. Geografi bertujuan
rnengetahui pengertian tentang sistem yang berinteraksi secara cepat mencakup
semua budaya manusia dan lingkungan alamiahnya di permukaan bumi
P. Haggett.
Geografi memberikan perhatian terutarma pada sistem ekologi dan sistem
keruangan. Pada sistem ekologi berkaitan dengan manusia dan lingkungannya,
sedangkan pada sistem keruangan berkaitan dengan hubungan antar wilayah.
M Yeates. Geografi adalah suatu ilmu yang
memperhatikan perkembangan rasional dari berbagai sifat yang beraneka ragam
di pennukaan bumi.
Strabo. Geografi erat
kaitannya dengan karakteristik tertentu suatu tempat dan memperhatikan juga
hubungan antara berbagai ternpat secara keseluruhan.
Bintarto.
Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mencitra, menerangkan sifat bumi,
menganalisis keadaan alam dan penduduk. serta mempelajari corak khas mengenai
kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari. unsur bumi dalam ruang dan waktu
Berdasarkan
pengertian di atas berarti geografi memiliki dua aspek pokok, yaitu aspek fisik dan aspek sosial. Aspek fisik berhubungan dengan gejala
geosfer, yaitu pelapisan yang terdapat di atas permukaan bumi yang meliputi
fenomena litosfer, hidrosfer,
atmosfer, biosfer. dan antroposfer.
DIAMBIL DARI : http://raharjasmanega.blogspot.com/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar